PANDUAN PENANGAN BIBIT JATI JUMBO NEO SOLOMON CV. AHM HINGGA PENANAMAN

Terima kasih kepada Ir. Tandya Tjahjana, M.Si.  Kepala Balai Besar pada Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Bioteknologi dan Pemuliaan Tanaman Hutan, Badan Penelitian, Pengembangan dan Inovasi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia yang telah berkunjung di Kebun Pembibitan Jati Solomon CV Alam Hijau Makmur di  Kebun Percobaan Muara

A. PENDAHULUAN

Sebelum menyampaikan materi ini , kami turut merasakan duka yang mendalam dengan adanya  musibah yang menimpa di beberapa wilayah tanah air semoga Tuhan Alloh segera memberikan pertolongan keamanan dan keselamatan kepada kita semua , amien.

Bulan Desember tiba, waktu yang ditunggu sahabat sekalian untuk untuk menanam bibit jati Pada kesempatan kalai ini , kami ingin menyampaikan sharing informasi yang kami anggap penting bagaimana yang kita lakukan penanganan bibit jati mulai pemilihan hingga penanaman.

Tanpa menyalahkan teknik yang lain, dan mengklaim cara kami yang paling benar, monggo diteruskan cara yang sudah dilakukan jika memang hal itu sudah efektif.

Adapun cara yang akan kami sampaikan adalah , hasil pengalaman kami di CV Alam Hijau Makmur dalam mengelola bibit jati selama hamper 20 tahun, mulai dari pengelolaan , pembibitan, penanaman, pengelolaan tanaman dan pengolahan hasil kayu.

Harapan kami supaya para sahabat yang akan menanam bibit jati , punya cara yang aman dalam awal mula budidaya tanaman jati, sehingga bibit jati bisa terhindar dari ancaman bibit mati sebelum di tanam , bibit jati tetap segar dan aman untuk ditanam dan nantinya tanaman jati akan tumbuh obtimal .

 

B. PEMBAHASAN

 1.Penyiapan bibit jati Neo Solomon CV. AHM sebelum diambil dari penyedia bibit;

  1. Pastikan bibit jati cukup sinar, pupuk, dan air ( tidak kering tidak tergenang)
  2. Pastikan media dan tanaman bebas hama dan penyakit
  3. Pastikan bibit jati yang diambil berbatang tua ( berkayu)
  4. Potek daun yang di bagian bawah sisakan maksimum 4 lembar daun, dan lebih baik daun dipotong sepruh daunnya.

2. Pengangkutan bibit jati Neo Solomon CV. AHM dari tempat pembibitan ke lokasi lahan ;

  1. Saat bibit sudah dimuat di mobil lalu siram dengan selang sehingga semua bibibit basah semua ( kalau dimuat di mobil penumpang atau mobil Box, pastikan media bibit sudah disiram dulu diamkan hingga tidak rembes air lagi baru dimuat)
  2. Setelah sampai tujuan bibit diturunkan dileatakkan di tempat yang rindang tidak tergeang air.

3. Penempatan bibit jati Neo Solomon CV. AHM di tempat penampungan sementara sebelum ditanam;

  1. Siram bibit yang baru datang hingga madianya basah semua
  2. Potong / potek daun bibit jati hingga tinggal sepasang daun , jika daunnya sudah tua dipotong separuh daunnya
  3. Jika bibit ditampung agak lama lebih dari sebulan baiknya daun bibit dikontrol dan dipotong jika rimbun , dan jika lebih lama lagi diberi pupuk NPK 5 butir lalu ditutup tanah lagi
  4. Tata bibit jati dengan jumlah jajar dan baris 10 bibit jajar 2 jadi 20 batang lalu beri sela minimal 10 cm. lalu dibuat jajar dan baris 10 bibit jajar yang sama
  5. Siram lagi bibit yang sudah ditata ( lakukan penyiraman dua kali sehari jika cuaca panas ).

4. Penanaman bibit jati Neo Solomon CV. AHM di tempat penampungan sementara sebelum ditanam;

  1. Siapkan lubang tanam dengan ukuran panjang lebar dan dalam 50 X 50 X 50 cm
  2. Masukkan pupuk kandang / pupuk daun secukupnya lebih banyak lebaik,
  3. Siram cairan racikan ( bakteri, spora, hormone, enzim, glukosa, air) ke dalam lobang yang berisi pupuk sebanyak 2 gayung lalu aduk hingga rata
  4. Biarkan pupuk di dalam lobang minimal 5 hari
  5. Campur pupuk yang sudah difermentasi dalam lobang dengan tanah bekas galian yang telah dibersihkan akar rumputnya hingga rata dengan tanah sekitar
  6. Buat lobang di tengah lobang , lalu masukkan spora mikoriza sebanyak 1 sendok makan
  7. Masukkan bibit jati neo Solomon CV. AHM setelah dilepas palstik polybagnya lalu urug tanah hingga tanah lebih tinggi dari tanah sekitar ( jika cuaca panas disarankan menanam bibit setelah tengah hari)
  8. Jika daun bibit lebar dipotong separuh
  9. Bersihkan akar rumput kemudian disiram dengan racikan pupuk organic minimum 1 gayung, disarankan menanam bibit jati neo Solomon dilakukan pada saat musim hujan.

5. Penempatan bibit jati Neo Solomon CV. AHM di tempat penampungan sementara sebelum ditanam;

  1. Siram bibit yang baru datang hingga madianya basah semua
  2. Potong / potek daun bibit jati hingga tinggal sepasang daun , jika daunnya sudah tua dipotong separuh daunnya.
  3. Jika bibit ditampung agak lama lebih dari sebulan baiknya daun bibit dikontrol dan dipotong jika rimbun , dan jika lebih lama lagi diberi pupuk NPK 5 butir lalu ditutup tanah lagi
  4. Tata bibit jati dengan jumlah jajar dan baris 10 bibit jajar 2 jadi 20 batang lalu beri sela minimal 10 cm. lalu dibuat jajar dan baris 10 bibit jajar yang sama
  5. Siram lagi bibit yang sudah ditata ( lakukan penyiraman dua kali sehari jika cuaca panas )

C. PENUTUP

Demikian info sekilas ini kami sampaikan, jika ada yangakan ditanyakan secara lebih lanjut atau memerlukan bibit jati neo Solomon, racikan biang bakteri, sopra mikoriza, tricoderma, hormone dan enzim , herbisida dan pestisida organic bisa menghubungi kami di CV. Alam Hijau Makmur via Telpon / wa ; 081381366188

Semoga bermanfaat bagi kita semua, amien.

(Visited 72 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Thx to contact www.alamhijaumakmur.com, how can I help you?